Jadwal Diskusi Filsafat Politik Kontemporer

Utilitarianism Sukron
Rabu, 24 Maret 2010, 19.30 wib
Liberal Equality Ismail
Rabu, 31 Maret 2010, 19.30 wib
Libertarianism Irsyad
Rabu, 7 April 2010, 19.30 wib
Marxism Siswo
Rabu, 14 April 2010, 19.30 wib
Communitarianism Anwar
Rabu, 21 April 2010, 19.30 wib
Feminism Lilis
Rabu, 28 April 2010, 19.30 wib

Tempat: Jl. Semanggi I No. 16 B Cempaka Putih Ciputat

Penanggung Jawab: Siswo (085711060783)

Jadwal Diskusi Filsafat

Filsafat Alam Yunani Mulyadi & Anwar
Sabtu, 27 Maret 2010, 19.30 WIB
Plato Hanif
Sabtu, 3 April 2010, 19.30 WIB
Aristoteles Abda
Sabtu, 10 April 2010, 19.30 WIB
René Descartes Farhat & Imron
Sabtu, 17 April 2010, 19.30 WIB
John Locke Lilis & Zulfa
Sabtu, 24 April 2010, 19.30 WIB
David Hume Rizal
Sabtu, 1 Mei 2010, 19.30 WIB
Immanuel Kant Mufti & Didi
Sabtu, 8 Mei 2010, 19.30 WIB
GWF. Hegel Bana & Sukron
Sabtu, 15 Mei 2010, 19.30 WIB
Karl Marx Nasrudin & Ismail
Sabtu, 22 Mei 2010, 19.30 WIB
Nietzsche Lala & Irsyad
Sabtu, 24 Mei 2010, 19.30 WIB

Tempat: Jl. Semanggi I No. 16 B Cempaka Putih Ciputat

Penanggung jawab: Anwar (081932684282)

Jadwal Diskusi Sosiologi Klasik

1 Selasa

23 Maret 2010

Auguste Comte Saiful & Riza
2 Selasa

30 Maret 2010

Emile Durkheim Ocha, Lilis & Farhat
3 Selasa

6 April 2010

Karl Marx Lala, Pipit & Abda
4 Selasa

13 April 2010

Max Weber Rizal & Khairul
5 Selasa

20 April 2010

Georg Simmel Imron, Buhori & DIdi

Tempat: Jl. Semanggi I No. 16 B Cempaka Putih Ciputat

Penanggung Jawab: Rizal (085719168511)

Serial Diskusi Eksistensialisme

Eksistensialisme adalah istilah yang disematkan pada gagasan sejumlah filsuf abad ke-19 dan 20 yang secara umum menyatakan bahwa fokus pemikiran filsafat harus berurusan dengan keberadaan individu beserta emosi, tindakan, tanggung jawab dan pemikirannya. Filsafat yang ada sebelumnya dianggap terlalu abstrak dan terlepas dari pengalaman manusia yang nyata.

Dasar gagasan eksistensialisme terutama sekali diletakkan oleh filsuf abad ke-19, Søren Kierkegaard dan Friedrich Nietzsche, meskipun sebenarnya telah dipelopori pada abad-abad sebelumnya. Martin Heidegger dan Jean-Paul Sartre adalah salah satu filsuf abad ke-20 yang tergolong masih mempertahankan penekanan pada individu, meskipun berbeda dalam beberapa derajat tentang bagaimana seseorang mencapai hidup yang penuh dan rintangan apa yang mesti dihadapi, termasuk konsekuensi tentang ada atau tidak-adanya Tuhan.

Eksistensialisme penting dibincangkan untuk menegaskan kembali individualitas dan kebebasan manusia yang belakangan ini seringkali direpresi atau diabaikan. Formaci mengundang anda untuk bergabung dalam diskusi yang direncanakan sebanyak 4 pertemuan ini.

1. Søren Kierkegaard
Sukron Hadi
Senin 14 Desember 2009 pukul 20.00-22.00

2. Friedrich Nietzsche
Muhamad Ismaiel
Kamis 17 Desember 2009 pukul 20.00-22.00

3. Martin Heidegger
Anwar Sueb
Kamis 24 Desember 2009 pukul 20.00-22.00

4. Jean-Paul Sartre
Muhammad Irsyad
Kamis 31 Desember 2009 pukul 20.00-22.00

Diskusi Buku “Intertextuality” karya Graham Allen

“Intertekstualitas” secara sederhana adalah gagasan bahwa teks tak punya makna pada dirinya, ia punya makna dalam hubungannya dengan teks lain. “Intertekstualitas” sebenarnya bukanlah istilah yang cukup jelas, ia telah banyak dipakai dan diubah semenjak pertama kali diperkenalkan oleh Julia Kristeva. Karena itu, untuk mengenal salah satu gagasan penting dalam teori sastra kontemporer ini, kita harus kembali pada sejarah istilah ini , bagaimana dan mengapa ia digunakan dengan makna dan penerapan yang demikian.

Rangkaian diskusi ini akan menelusuri “intertekstualitas” melalui konteks teoritisnya yang utama, berawal dari paduan Kristeva atas pemikiran Saussure dan Bakhtin, lalu artikulasi postrukturalisnya dalam karya Barthes dan artikulasi strukturalisnya dalam karya Genette dan Riffaterre, kemudian melalui adaptasi feminis dan poskolonial atas istilah ini, dan penerapannya dalam seni non-sastra, kebudayaan mutakhir dan teknologi komputer modern. Buku Graham Allen memuat sejarah yang menyeluruh tentang istilah ini dan menunjukkan hubungan dan perbedaan di antara berbagai pendekatan.

Intertekstualitas merupakan elemen penting dalam memahami sastra dan budaya secara umum. Ia mengusung pandangan baru tentang makna, kepengarangan dan pembacaan. Tanpa pengetahuan tentang teori dan praktek “intertekstual”, pembaca cenderung mempertahankan pengertian tradisional tentang menulis dan membaca, pengertian yang telah ditantang sejak tahun 60-an.

Pembukaan
Saussure, Bakhtin dan Kristeva
Zaim Rofiqi
Sabtu 12 Desember 2009 pukul 15.00 – 18.00

1. Bab 2 Roland Barthes
Muhammad Irsyad
Sabtu 19 Desember 2009 pukul 15.00 – 18.00

2. Bab 3 Pendekatan Strukturalis: Genette dan Riffaterre
Sukron Hadi
Sabtu 26 Desember 2009 pukul 15.00 – 18.00

3. Bab 4 Bloom, Feminisme dan Pasca-kolonialisme
Milastri Muzakar
Sabtu 2 Januari 2010 pukul 15.00 – 18.00

4. Bab 5 Intertekstualitas dan Pasca-modernitas
Muhamad Ismaiel
Sabtu 9 Januari 2010 pukul 15.00 – 18.00

Jadwal Diskusi Formaci Juni 2009

Tgl Hari Waktu Diskusi Pembicara
1 Senin
2 Selasa
3 Rabu 16.00 Diskusi Transisi Menuju Demokrasi:Pengantar kepada Transisi Eropa Selatan dari Pemerintahan Otoritarian Lilis & Yeni`
4 Kamis 16.00 Diskusi Ekonomi Politik:John Maynard Keynes Sukron Hadi
5 Jumat 19.00 Diskusi Bahasa Inggris Tematis:Reviewing Obama’s Speech in Egypt Husni Mubarak
6 Sabtu
7 Minggu
8 Senin
9 Selasa
10 Rabu 16.00 Diskusi Transisi Menuju Demokrasi:Ekonomi Politik, Legitimasi dan Negara di Eropa Selatan Irsyad & Bana
11 Kamis 16.00 Diskusi Ekonomi Politik:Friedrich A. Hayek Mila
12 Jumat 19.00 Diskusi Bahasa Inggris Tematis:Introducing “The Constitution of Liberty” Saidiman
13 Sabtu
14 Minggu
15 Senin
16 Selasa
17 Rabu 16.00 Diskusi Transisi Menuju Demokrasi:Runtuhnya Rezim Fasis Pertama di Italia dan Transisi ke Demokrasi: 1943-1948 Sukron & Saidiman
19.00 Diskusi Buku “The Constitution of Liberty”:The Value of Freedom Saidiman
18 Kamis 16.00 Diskusi Ekonomi Politik:Milton Friedman Anwar Sueb
19 Jumat 19.00 Diskusi Bahasa Inggris Tematis:Rational Choice and political Economy Mahmudin
20 Sabtu
21 Minggu
22 Senin
23 Selasa
24 Rabu 16.00 Diskusi Transisi Menuju Demokrasi:Perubahan Politik di Spanyol dan Prospek bagi Demokrasi Anwar & Mufti
25 Kamis 16.00 Diskusi Ekonomi Politik:Amartya Sen Yusuf Albana
26 Jumat 19.00 Diskusi B. Inggris Tematis:
27 Sabtu
28 Minggu
29 Senin
30 Selasa

Diskusi buku The Constitution of Liberty karya F.A. Hayek

Setiap Rabu pukul 19.00 (Dua minggu sekali, pertemuan pertama 17 Juni 2009)

Ditulis untuk pembaca umum, The Constitution of Liberty menekankan kembali cita-cita kebebasan yang telah melandasi peradaban Barat tapi mulai diragukan dunia barat sendiri. F. A. Hayek memaparkan sebuah penjelasan menyeluruh tentang sebuah filsafat sosial yang cakupannya merentang dari filsafat, ilmu hukum, hingga ekonomi. Penjelasannya terbagi ke dalam tiga bagian. Di bagian pertama dia menganalisa fondasi etik sebuah masyarakat yang bebas di mana kebebasan tidak hanya sebatas nilai, tapi juga sumber dan kondisi bagi segala nilai moral. Di bagian ke dua, dia menelaah institusi-institusi yang telah dikembangkan masyarakat Barat untuk menjaga kebebasan individu. Dan di bagian terakhir, dia menguji prinsip-prinsip kebebasan dengan menerapkannya ke dalam isu-isu ekonomi dan sosial yang genting ketika itu. The Constitution of Liberty makin menunjukkan relevansinya kini, di saat kebebasan banyak diancam di berbagai bidang. Formaci mengajak anda membaca dan mendiskusikan buku ini. Diskusinya akan dilakukan dua minggu sekali dan dibagi ke dalam tiga pertemuan sesuai dengan pembagian dalam buku ini.


Diskusi Bahasa Inggris Tematis

Setiap Jumat, Pukul 19.00

Tema ditentukan satu minggu sebelumnya


Diskusi buku “Transisi menuju Demokrasi: Kasus Eropa Selatan”

Setiap Rabu, Pukul 16.00

“Transisi menuju Demokrasi” adalah kumpulan tulisan yang disunting oleh Guillermo O’Donnel, Philippe Schmitter dan Laurence Whitehead. Buku ini telah banyak menyita perhatian para ilmuwan sejak pertama kali diterbitkan tahun 1986. Studi-studi kasus yang terangkum dalam buku ini menunjukkan bahwa proses pencapaian tatanan politik demokratis tidak harus mengikuti satu jalan tunggal. Tapi meskipun buku ini tidak menyajikan sebuah teori besar tentang peralihan dari otoritarianisme menuju demokrasi, ia menyajikan asumsi-asumsi umum sebagai semacam benang merah yang dapat membantu pemahaman analitis dan normatif kita akan proses demokratisasi yang mungkin dijalankan. Itulah sebabnya buku ini layak didiskusikan.

Diskusi Ekonomi Politik

Setiap Kamis, Pukul 16.00

Diskusi Ekonomi Politik digelar untuk menelaah inti teoritis dari berbagai macam pendekatan terhadap ekonomi politik. Ini penting untuk memahami perdebatan-perdebatan ekonomi dan politik yang sedang hangat akhir-akhir ini. Diskusi ini telah berjalan selama 7 pertemuan dan tinggal menyisakan pembahasan tentang Milton Friedman dan Amartya Sen.

Jadwal Diskusi Filsafat Prancis Kontemporer

1. Selasa, 8 April 2008, Pukul 16.00

Tema: Jean Hyppolite; Logique et Existence, pengaruhnya di Filsafat Prancis Kontemporer.

Presentator; Martin Suryajaya

2. Minggu, 20 April 2008, Pukul 16.00

Tema: Jacques Lacan, Subyek: Aku adalah Yang Lain

Presentator: Lisa Lukman

3. Minggu, 27 April 2008, Pukul 16.00

Tema: Resepsi Hegel oleh Alexander Kojeve, dan pengaruhnya di Filsafat Prancis Kontemporer

Presentator: Yudhi Dzulfadli Baihaqi

4. Minggu, 4 Mei 2008, Pukul 16.00

Tema: Jean-Paul Sartre dan Eksistensialisme Prancis Kontemporer

Presentator: Teguh Prakoso

5. Minggu, 11 Mei 2008, Pukul 16.00

Tema: Jacques Derrida; Keadilan sebagai Difference

Presentator: Chryshna Mahatma

6. Minggu, 18 Mei 2008, Pukul 16.00

Tema: Husserl; Fenomenologi, Penggunaan dan Penyalahgunaannya di Filsafat Kontemporer

Presentator: Ito Prajna Nugroho

7. Minggu, 25 Mei 2008, Pukul 16.00

Tema: Jacques Derrida dan Problem “Supplement

Presentator: Sri Rengganis Rahayu

8. Minggu, 1 Juni 2008, Pukul 16.00

Tema: Lois Althusser; Ideologi dan Problem Reproduksi

Presentator: Ratih Kumala Sari

9. Minggu, 8 Juni 2008, Pukul 16.00

Tema: Jacques Derrida; Spectre of Marx, dan Problem Marxisme Prancis Kontemporer

Presentator: Ratih Kumala Sari

*Semua Presentator adalah Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat |STF| Driyakara.

*Jadwal Bisa Berubah Sewaktu-waktu